Halo (name),

Mari kita mulai dengan fakta menarik. Apakah kamu tahu bahwa salah satu orang terkuat di planet bumi mengikuti pola makan 100% berbasis nabati? Ya! Dia adalah Patrik Baboumian, seorang atlet angkat berat dari Iran. Patrik memecahkan Guinness World Record tahun 2015 dengan berjalan 10 meter sambil membawa beban seberat 560 kg!

Atau apakah kamu tahu persamaan dari pemegang 5 gelar juara Tenis Wimbledon, Novak Djokovic, dan pemegang 6 gelar juara F1 British Grand Prix, Lewis Hamilton? Ya! Keduanya mengakui pola makan vegan dapat mempercepat pemulihan, tidak hanya itu mereka menyebutkan bahwa pola makan ini membantu mereka mencapai performa terbaik!

Kekuatan seperti yang dimiliki oleh Patrik, Novak, ataupun Lewis kaitannya sangat erat dengan zat besi. Mineral esensial ini menjadi komponen penting dari hemoglobin atau sel darah merah, yang bertanggung jawab membawa oksigen dari paru-paru ke organ dan jaringan lainnya.

Kebutuhan zat besi pria dewasa ada di 8 mg dan wanita 18 mg. Tetapi untuk kita yang mengkonsumsi pola makan berbasis nabati dianjurkan untuk mengonsumsi lebih banyak, sekitar 14 mg untuk pria dan 32 mg untuk wanita. Defisiensi zat besi lazim terjadi di populasi seluruh dunia, dan dapat menyebabkan anemia. Baik di omnivora ataupun vegetarian, jumlah orang yang terkena isu kesehatan akibat kekurangan zat besi sama banyaknya.

Beruntung, zat besi secara alami ada di dalam banyak bahan berbasis nabati dan sangat mungkin untuk mencukupi kebutuhan orang yang menerapkan pola makan 100% vegan.

Cara ideal untuk memproses bahan yang tinggi zat besi adalah dengan direndam air selama 8 jam, atau melalui proses memasak yang menggunakan kelembaban tinggi seperti direbus, dikukus, atau ditumis. Selain itu, mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi bersama makanan tinggi vitamin C, (seperti jus jambu, tomat, pepaya, perasan jeruk, lemon dan limo) dapat menaikkan penyerapannya sampai 30-50%!

Satu lagi informasi penting! Bagi kamu yang mengalami masalah dengan anemia atau darah rendah, sangat dianjurkan untuk tidak meminum kafein, seperti kopi dan teh, 2 jam sebelum atau sesudah makan, karena dapat mempersulit penyerapan zat besi. Teh herbal masih diperbolehkan sebagai alternatif.

Cek daftar di bawah ini untuk melihat bahan makanan yang mengandung zat besi tinggi:

Mari coba resep di bawah ini yang tinggi zat besi dan 100% berbasis nabati!

Ingat: saat menjalani tantangan ini kamu tidak perlu stress! Jika kamu belum bisa sepenuhnya mensubstitusi semua bahan-bahan  hewani dari pola makanmu, tidak perlu bingung. Seiring berjalannya waktu dan dengan konsisten, menemukan makanan berbasis nabati akan  menjadi semakin mudah!

Yogurt Tahu

Rendang Seitan

Indonesian Peanut Salad

 

Sampai besok!

IKUTI KAMI:

  • Instagram

DIDUKUNG OLEH: