Halo (name),

Hari ini kita akan membongkar mitos usang yang mengklaim bahwa orang yang tidak mengonsumsi produk hewani, tidak akan mendapatkan cukup protein.

Protein memainkan peranan penting dalam pertumbuhan dan juga perawatan tubuh kita, tapi jumlah yang dibutuhkan untuk tetap sehat tidak perlu besar. Kebutuhan rata-rata protein kita hanya berkisar antara 10 - 15 persen dari kalori harian. Memang betul bahwa konsumsi harian protein bergantung pada kebutuhan setiap orang, tapi hal terpenting adalah bagaimana memilih bahan protein dan cara memprosesnya supaya kita dapat mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Menurut laporan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), banyak kelompok masyarakat mengonsumsi protein melebihi dari yang direkomendasikan, dan ini dapat menimbulkan masalah kesehatan, seperti obesitas, diabetes, radang usus (kolitis, GERD), berbagai jenis kanker dan juga jantung.

Sudah menjadih suatu hal yang lumrah bagi kita, untuk mendengar bahwa bahan berbasis nabati tidak memiliki protein yang berkualitas. Tentu saja ini keliru! Protein adalah molekul yang terbuat dari asam amino. Ada beberapa jenis asam amino dan mereka dapat dikombinasikan untuk menjadi protein yang lengkap. Dengan pola makan berbasis nabati yang cukup kalori dan protein dari berbagai sumber, tubuhn kita dapat mendapatkan semua asam amino esensial yang dibutuhkan.

Protein hewani mempunyai asam amino lengkap, tapi di saat yang bersamaan membawa sejumlah molekul yang berbahaya seperti kolesterol, zat besi heme, dan Asam N-Glycolylneuraminic (Neu5GC). Menariknya, banyak juga bahan pangan nabati yang mempunyai asam amino esensial lengkap, contohnya kedelai (tahu, tempe, oncom), berbagai kacang-kacangan (hijau, merah, tanah, polong, dan mete), sertadan biji-bijian. Dan berita baiknya, bahan nabati tidak membawa molekul berbahaya seperti protein hewani!

Jika kamu melihat gambar di bawah ini, beberapa jenis sayuran bahkan mempunyai konsentrasi protein lebih tinggi daripada produk hewani.

Kami mengajakmu untuk mencoba resep lezat ini, yang mengandung banyak zat besi dan 100% nabati!

Cashew PB Energy Balls

Burger Kacang Merah

Broccoli Green Peas Sup

Jadi sekarang kalian sudah tahu bahwa bahan nabati juga bisa tinggi protein! Apakah kamu bisa share artikel ini kepada lingkaran pertemananmu? Klik disini dan tag temanmu di salah satu Instagram post kita untuk mengajak mereka ikut 21 Hari Vegan Challenge ini.

 

Salam hangat dan sampai besok!

IKUTI KAMI:

  • Instagram

DIDUKUNG OLEH: